Selasa, 07 Mei 2013

Firefox Operation System


Sejak resmi mengumumkan kehadiran sistem operasi untuk perangkat smartphone, Mozilla sudah dilirik oleh lima vendor besar. Pada perhelatan Mobile World Congress lalu di Spanyol, Sony menjadi mitra pertama yang memamerkan performa Firefox OS.

Seakan berkaca pada kesuksesan Google dengan sistem operasi Android, Mozilla pun optimis jika sistem operasi buatannya akan menuai kesuksesan. Terlebih keputusannya untuk menghadirkansmartphone dengan harga terjangkau yang ditujukan untuk kelas low-end.

Sistem operasi buatan Mozilla berbasis HTML5 dan JavaScript sehingga memudahkan developermengembangkan aplikasi. Berbeda dengan Android dan iOS, Firefox OS lebih didasarkan pada standaropen-web sehingga bisa mengundang pengembang aplikasi di negara berkembang mengisi kontensmartphone berbasis Firefox.

"Kami juga akan merangsang pertumbuhan ekosistem itu sendiri, sama halnya saat browser Mozilla Firefox pertama kali dirilis hingga jumlah pengguna bertambah banyak," ucap CEO Mozilla, Gary Kovacs saat Konferensi Dive Into Mobile seperti dilansir dari AllThingD, Selasa (16/4/2013).

Rencananya smartphone dengan Firefox OS akan mulai diluncurkan pada musim panas tahun ini. Ada lima negara yang akan disambangi yakni Brazil, Spanyol, Portugal, Polandia, dan Venezuela. Mozilla memperkirakan pertumbuhan smartphone akan mencapai 311 juta pada tahun 2016, terlebih untuk ponsel murah seharga kurang dari US$150.

Sejumlah operator di Eropa juga sudah menyatakan dukungannya dengan Firefox OS seperti Telefonica, Etisalat, Smart, Sprint, Telecom Italia dan Telenor. Amerika Selatan, Afrika, dan Asia dianggap sebagai pasar potensial untuk smartphone kelas low-end.

Tujuan pengembangan Sistem Operasi Mozila Firefox


Pada awalnya sistem operasi mobile ini oleh mozila sebagai proyek B2G = Boot2Gecko. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem operasi bagi perangkat mobile yang benar-benar terbuka. Istilah Gecko mengambil istilah rending yang dipakai oleh browser mozila firefox yang juga digunakan untuk menciptakan sistem Operasi firefox. Proyek B2G dan runtime environment-nya dibangun menggunakan standar teknologi Web, sehingga pengembangannya tidak hanya berbasisi platform spsifik atau framework.
Selain ditujukan untuk menghadirkan sistem operasi mobile yang terbuka, B2G ditujukan untuk handphone kelas mengengah kebawah di negara berkembang yang umumnya memiliki spesifikasi rendah, dan juga untuk menghadirkan pengalaman web yang lebih lengkap. Namun pihak mozila juga menegaskan bahwa sistem operasi mozilla Firefox bukan untuk berssaing dengan sistem operasi yang sudah ada, seperti android, OiOS, karena firefox menargetkan pasar yang berbeda.
Perlu diketahui, Firefox OS sendiri merupakan sistem operasi mobile yang terdiri dari mesin randering HTML Gecko yang dikolaborasikan dengan kernel Linux dan beberapa layanan yang berjalan di latar belakang. Pihak Mozilla berani mengklaim bahwa sistem operasi buatannya tidak membutuhkan spesifikasi perangkat atau hardware yang tinggi, cukup dengan 256 mb saja sudah bisa menjalankan firefox dengan baik. Sangat berbeda dengan android atau sistem operasi yang tellah populer lainnya, misalnya seperti android ICS yang harus 512 mb jika ingin berjalan dengan nyaman.

Tampilan antar muka firefox os

Berikut ini merupakan tampilan antar muka sistem operasi mozilla firefox

Mitra mozila

Dalam menghadirkan Firefox OS, mozilla mendapat dukungan dari operator selalu terkemuka dunia, dan juga produsen smartphone yang sudah diakui oleh dunia. Dari jajaran operator selaluer mereka antara lain ; sprint, deutsche telekom, telecom italia, telenor, dan telefonica.  Sementara itu produsen smartphone seperti ZTE dan TLC, mereka telah berkomitmen untuk membangun smartphone pertama yang mengadopsi sistem operasi firefox yang digerakan dengan prosesor Qualcomm snapdrago. Sebagia yang pertama ZTE sendiri belum lama ini mengadirkan ZTE Open, smartphone tersebut telah menggunakan Mozila Firefox OS di dalamnya.

sumber : http://infohandphone.com
                http://tekno.liputan6.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar