Tugas ISD dan IBD

Click for Jambi, Indonesia Forecast

Rabu, 17 Oktober 2012

Alternatif dan Solusi untuk mengurangi tawuran



Lagi – lagi dunia pendidikan kita tercoreng oleh sekelompok siswa yang melakukan tawuran yang sampai merengut korban jiwa. Tawuran sepertinya memang selalu akrab dilingkungan pendidikan di negara kita, mulai dari tingkat SMP, SMA, bahkan tingkat perguruan tinggi pun sangat sering melakukan tawuran.

Seperti yang kita ketahui sekolah adalah tempat untuk para siswa mengenyam bangku pendidikan, namun demikian banyak siswa yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak terdidik seperti melakukan tawuran, hal inilah yang membuat hati kita sangat meris melihatnya.

Berbagai tindakan telah dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya tawuran, mulai dari penambahan jam sekolah, diadakannya kegiatan ekstrakulikuler dan les tambahan yang dilakukan disekolah, namun hal ini sepertinya kurang efektif untuk mencenggah terjadinya tawuran, terbukti dengan masih banyaknya tawuran yang terjadi diantara para pelajar.

Sebenarnya cara yang menurut paling efektif untuk mengurangi terjadinya tawuran atau bahkan untuk menghilangkan tradisi tawuran yang terjadi di sekolah-sekolah adalah melalui pendekatan keluarga.

Sebagaimana kita ketahui keluarga adalah tempat dimana para individu melakukan sosialisi pertama mereka, jika sosialisai di dalam keluarga berjalan dengan baik, maka dapat dipastikan individu yang berada didalam keluarga tersebut juga dapat melakukan sosialisai yang baik di lingkungan luar.

Dengan malakukan sosialisasi yang baik diharapkan setiap individu dapat menjaga sikap dan ucapan yang tidak menyinggung perasaan orang lain, dengan begitu terwujudlah suatu kehamonisan dan rasa tenggang rasa didalam lingkungan sosial individu tersebut.

Dengan terwujudnya rasa harmonis dan tenggang rasa maka diharapkan setiap individu dapat saling menghormati satu sama lain dan tidak ada lagi rasa permusuhan diantara mereka yang dapat menyebabkan tawuran.

Maka dari itu peran keluarga sangatlah penting dalam membentuk karakter setiap individu, karena disinilah pertama kali kegiatan sosialisi terjadi.

Jadi menurut saya itulah solusi atau alternatif yang terbaik untuk mencegah terjadinya tawuran antar pelajar yang akhir – akhir ini kembali sering terjadi, maka dari itu peran orang tua lah yang sangat berperan dalam hal untuk mewujudkan pembentukan karakter dan sikap setiap individu untuk selalu melakukan hal – hal yang positif dalam melakukan interaksi sosial baik didalam maupun diluar lingkungan keluarga.

Rabu, 10 Oktober 2012

Interakasi Manusia & Komputer

Interaksi Manusia & Komputer

WALL-E



   Interaksi adalah suatu hubungan antara dua individu atau lebih, baik itu dilakukan oleh manusia, hewan, maupun perangkat komputer seperti robot. Interaksi merupakan suatu yang wajib dilakukan oleh setiap makhluk hidup, karena tidak ada makhluk hidup didunia ini yang bisa hidup sendiri tanpa melakukan interaksi dengan orang disekitarnya.

   Pada film Wall-E kita bisa melihat interaksi yang terjadi pada manusia dan robot maupun interaksi antara robot dengan robot dan juga robot dengan seekor serangga. Wall-E merupakan sebuah robot yang sengaja diciptakan untuk melakukan tugas pembersihan dibumi dari tumpukan sampah, namun robot ini telah banyak yang rusak dan hanya satu yang masih tersisa. Wall-E setiap hari selalu ditemani oleh seekor serangga yang selalu setia menamaninya dalam melakukan setiap aktifitasnya.

   Sampai suatu hari tibalah robot yang dikirim dari luar angkasa, robot ini bertugas untuk mencari tumbuhan yang masih tersisa yang ada dibumi. Dan akhirnya Wall-E pun berkenalan dan berteman akrab dengan robot tersebut, mereka pun selalu berinteraksi. Wall-E pun memberikan robot tersebut tumbuhan yang didapatnya ketika sedang membersihkan sampah-sampah kaleng. Setelah mendapatkan tumbuhan robot itu pun dijemput untuk kembali keluar angkasa dan Wall-E pun mengikutinya secara diam-diam.

   Akhirnya tibalah Wall-E disebuah kapal induk luar angkasa yang menampung orang-orang yang ada dibumi, disana terlihat orang-orang yang selalu dimanjakan oleh teknologi, sehingga akhirnya mereka tidak bisa hidup mandiri tanpa bantuan teknologi, bahkan untuk berjalan pun mereka tidak bisa.

  Ternyata tumbuhan yang ditemukan tadi digunakan untuk membutktikan bahwa dibumi masih ada kehidupan dan juga masih layak untuk dihuni kembali oleh makhluk hidup terutama manusia. Akhirnya kapten pesawat pun memutuskan untuk kembali kebumi dan membangun kembali kehidupan disana.

Kesimpulan :
Interaksi Manusia dan Komputer yang terjadi pada film wall-e memiliki dampak postif dan negatif. Dampak positif yang kita ambil dalam film ini adalah teknologi ( dalam hal ini robot ) yang dijalankan dengan sebuah program komputer dapat membantu serta meringankan perkerjaan manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari, seperti halnya menggantikan peran pembantu rumah tangga, petugas kebersihan hingga pasukan pengamanan. Dan sisi negatif yang diambil dari film ini adalah ketergantungan manusia pada teknologi yang sangat berlebihan sehingga melupakan dampak lingkungan akibat kemajuan dan perkembangan teknologi tersebut yang membuat bumi jadi rusak sehingga tidak dapat lagi dihuni oleh makhluk hidup termasuk manusia. Dampak negatif lainnya adalah manusia seperti diperbudak oleh teknologi dan juga mengurangi interaksi sosial dengan orang-orang yang ada disekitarnya bahkan bersikap tidak peduli dengan apa yang terjadi disekitarnya.

Selasa, 10 April 2012

Makalah Siklus Ekonomi

Makalah Siklus Ekonomi

KATA PENGANTAR
Alhamdulilah penulis panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena rahmat-Nya penyusun dapat menyelesaikan makalah tentang Siklus Ekonomi. Selain sebagai tugas, makalah yang penulis buat ini bertujuan memberi informasi kepada para pembaca tentang pengertian,fungsi dan tujuan dari Siklus Ekonomi.
Banyak sekali hambatan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu ,selesainya makalah ini bukan semata karena kemampuan penulis, banyak pihak yang mendukung dan membantu. Dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak-pihak yang telah membantu.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini terdapat banyak kesalahan. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami butuhkan agar kedepannya kami mampu lebih baik lagi.
Depok, April 2012

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR 
DAFTAR ISI 
A. LATAR BELAKANG 
B. MASALAH
C. LANDASAN TEORI
D. PEMBAHASAN
1.      Anatomi Siklus Ekonomi
2.      Durasi Siklus dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya
3.      Siklus Ekonomi, kesempatan kerja dan inflasi
4.      Pengelolaan Siklus Ekonomi
E. PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA 


A. LATAR BELAKANG

Latar belakang pembuatan makalah ini adalah adanya tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah Teori Organisasi Umum 2. Makalah ini di buat sebagai salah satu syarat untuk kelulusan mata kuliah tersebut.
Tema Siklus Ekonomi di pilih karena menurut penulis Siklus Ekonomi berperan penting dalam masalah perekonomian dunia, yakni dalam menentukan kebijakan investasi, karena jika kita mengetahui siklus perekonomian suatu bangsa maka kita akan lebih mudah untuk mengerti dan memahami kelebihan dan kekurangan perekonomian suatu bangsa tersebut, sehingga kita juga dapat meminimalisir kerugian yang kita alami jika kita berinvestasi dalam jangka waktu yang panjang.

B. MASALAH

Makalah ini akan membahas tentang masalah-masalah :

1.      Anatomi Siklus Ekonomi
2.      Durasi Siklus dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya
3.      Siklus Ekonomi, kesempatan kerja dan inflasi
4.      Pengelolaan Siklus Ekonomi

C. LANDASAN TEORI

Perekonomian yang ideal adalah perekonomian yang terus-menerus bertumbuh, tanpa satu tahun atau bahkan satu triwulan pun mengalami penurunan. Pertumbuhan tersebut stabilitas harga dan kesempatan kerja yang terbuka luas. Neraca perdagangan dan neraca pembayaran pun mengalami surplus yang baik. Perekonomian seperti ini dipercaya akan mampu memberikan kemakmuran dan keadilan bagi rakyatnya dari generasi ke generasi.

Sayangnya, perekonomian tersebut diatas hanya ada di dunia khayal. Dalam dunia nyata, perekonomian umumnya mengalami gelombang pasang surut, setidak – tidaknya dilihat dari tingkat output dan harga. Gelombang naik – turun tersebut relatif teratur dan terjadi berulang – ulang dengan rentang waktu yang bervariasi. Ada yang berdurasi pendek (bulanan atau tahunan), panjang (belasan tahun), dan sangat panjang (puluhan tahun). Dalam ilmu ekonomi, gerak naik – turun tersebut dikenal sebagai siklus ekonomi.

Sekalipun gerak naik – turun tersebut bersifat teratur, tidak jarang terjadi penyimpangan pola yang berdampak buruk. Depresi besar yang dialami negara – negara kapitalis selama 1929 – 1933 merupakan kenangan pahit. Masa itu, output ekonomi berkurang drastis, sementara tingkat pengangguran mencapai lebih besar daripada 23% angkatan kerja. Demikian juga dengan krisi ekonomi yang dialami Indonesia, terutama sejak tahun 1998. Sampai tahun 2000, krisis tersebut belum terselesaikan. Jumlah rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan bertambah banyak, sementara output perekonomian pernah mengalami kontraksi (pertumbuhan ekonomi negatif) sebesar 13% di tahun 1998. Itulah sebabnya siklus ekonomi amat penting dan juga menarik untuk dibahas secara khusus.

D. PEMBAHASAN

1.      Anatomi Siklus Ekonomi

Siklus ekonomi dapat digambarkan sebagai gelombang naik – turun aktivitas ekonomi, yang terdiri atas empat elemen :

a.       Gerakan manaik
Pemulihan ekonomi ditandai dengan gerakan perekonomian yang menaik. Kadang – kadang gerakan menaik ini disebut juga ekspansi bila gerakan menaik ini terjadi selama minimal dua triwulan berturut – turut.

b.      Titik puncak atau kulminasi

Ekspansi ekonomi tidak akan terjadi selamanya, suatu ketika gerakan menaik ini mencapai titik tertinggi. Titik ini disebut titik puncak atau kulminasi. Setelah mencapai titik kulminasi, perekonomian akan mengalami penurunan kembali.

c.       Gerakan menurun
Yang dimaksud dengan gerak menurun adalah menurunnya output yang dilihat dari menurunnya tingkat pertumbuhan ekonomi. Kadnang – kadang gerakan penurunan ini disebut resesi, bila terjadi selama minimal dua triwulan berturut – turut.

d.      Titik terendah atau nadir
Gerakan menurun akan berlanjut hingga mencapai titik yang paling rendah, yang disebut titik nadir. Setelah mencapai titik nadir, perekonomian akan pulih kembali dilihat dari adanya gerakan menaik.

2.      Durasi Siklus dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya

Waktu yang dibutuhkan dalam pergerakan satu siklus telah lama menjadi pengamatan para ahli ekonomi. Mereka menemukan beberapa variasi siklus.

a.       Siklus jangka pendek (Kitchin Cycle)
Durasi siklus jangka pendek sekitar 40 bulan. Pola siklus ini ditemukan oleh Joseph Kitchin (1923). Itulah sebabnya siklus ini dinamakan siklus Kitchin (Kitchin cycle).
Faktor – faktor yang diduga mempengaruhi siklus jangka pendek adalah pengaruh           alamiah dan adat – istiadat atau kebiasaan.

b.      Siklus jangka menengah (Juglar Cycle)
Durasi siklus jangka menengah adalah berkisar 7-11 tahun. Pola siklus ini pertama kali ditemukan oleh Clement Jugalar (1860)

c.       Siklus janka panjang (Kondratief Cycle)
Pola siklus jangka panjang pertama kali ditemukan oleh Nikolai D. Kondratief (1925). Durasi siklusnya berkisar 48-60 tahun.

3.      Siklus Ekonomi, kesempatan kerja dan inflasi

a.       Siklus ekonomi dan kesempatan kerja
Secara umum ada hubungan positif antara tingkat output dengan kesempatan kerja, terutama bila analisanya janka pendek. Sebab, dalam janka pendek teknologi dianggap konstan, barang modal merupakan input tetap. Sedangkan yang dianggap variabel adalah tenaga kerja. Karenanya pengaruh siklus sangat terasa bagi kesempatan kerja.

b.      Siklus ekonomi dan inflasi
Jika output riil lebih kecil dari output natural , inflasi cenderung menurun dan begitu pula sebaliknya jia output riil lebih besar dari output natural maka inflasi cenderung meningkat. Karenanya pengaruh siklus sangat berpengaruh terhadap inflasi.
4.      Pengelolaan Siklus Ekonomi
Karena siklus ekonomi tidak terhindari, yang dapat dilakukan adalah mengelolah siklus agar dampak negatifnya dapat ditekan seminimal mungkin, sementara pola siklus diusahakan stabil meningkat. Dalam arti, simpangan gerak naik – turun output diusahakan tidak terlalu lebar, sementara kecenderungan output jangka panjang terus meningkat.

a.       Kebijakan jangka pendek
Target utama jangka pendek adalah mengatasi perbedaan output riil dengan output natural.

b.      Kebijakan jangka panjang
Target yang ingin dicapai dalam janka panjang, selain memperkecil simpangan tingkat pertumbuhan ekonomi, juga pencapaian pertumbuhan yang tinggi. Sebab, simpangan yang kecil tidak banyak artinya jika perekonomian bertumbuh lamban.

E. PENUTUP

Sebagai penutup, saya ingin menegaskan kembali bahwa Siklus Ekonomi  memang sangat banyak mempengaruhi kebijakan – kebijakan perkonomian suatu negara, karena dengan Siklus Ekonomi kita dapat mengetahui dampak positif dan negatif dari kebijakan yang diamabil, sehingga suatu negara dapat menekan dampak negatif dari kebijakan ekonomi.

DAFTAR PUSTAKA

1.      Teori Ekonomi Makro edisi 4
2.      Buku Seri Teori Ekonomi
3.      wikipedia.org

Kamis, 12 Januari 2012

KEPEMIMPINAN

KEPEMIMPINAN

Definisi

Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Ada beberapa definisi lain dari beberapa ahli tentang kepemimpinan :

Menurut goerge R. Terry
Kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseorang atau pemimpin, mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadar dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Menurut Ordway Tead (1929).
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktifitas-aktifitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan.

Menurut Tannenbaum, Weschler,& Massarik (1961).
Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, yang dijalankan dalam situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu.

Menurut P. Pigors (1935)
Kepemimpinan adalah suatu proses saling mendorong melalui keberhasilan interaksi dari perbedaan perbedaan individu, mengontrol daya manusia dalam mengejar tujuan bersama.

Menurut Kartini Kartono (1994 : 48)
Kepemimpinan itu sifatnya spesifik, khas, diperlukan bagi satu situasi khusus. Sebab dalam suatu kelompok yang melakukan aktivitas¬aktivitas tertentu, dan mempunyai suatu tujuan serta peralatan¬peralatan yang khusus. Pemimpin kelompok dengan ciri-ciri karakteristik itu merupakan fungsi dari situasi khusus.


Kemampuan yang harus dimiliki seorang pemimpin sebagai berikut :
-       Memiliki kharismatik.
-       Memiliki pandangan ke depan.
-       Memiliki daya persuasif.
-       Memiliki intensitas.
-       Memiliki analisis
-       Memiliki kemampuan yang fleksibel.
-       Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik.
-       Memiliki kemampuan sebagai motivator.

Macam – macam gaya kepemimpinan.
1.    Kepemimpinan otoriter.
Adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggung jawab dipegang oleh si pemimpin yang otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan.
2.    Kepemimpinan demokratis.
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya.
3.    Kepemimpinan kendali bebas.
Pemimpin jenis ini hanya terlibat dalam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi. Kepemimpinan ini cendrung bersifat pasif.

Jika saya menjadi pemimpin saya lebih memilih gaya kepemimpinan Demokratis. Karena gaya kepemimpinan demokratis lebih mengutamakan musyawarah dan kerjasama kelompok, sehingga gaya kepemimpinan ini tidak menguntungkan seseorang atau kelompok tertentu saja tetapi juga memberikan manfaat atau keuntungan yang luas bagi seluruh kalangan masyarakat.