Tugas ISD dan IBD

Click for Jambi, Indonesia Forecast

Rabu, 24 Oktober 2012

i-Phone 5 vs Samsung Galaxy SIII



Heboh pasca peluncuran iPhone5 memang belum mulai terasa di Indonesia, namun kemunculan produk besutan Apple ini sepertinya akan menular ke sini. Lalu, muncullah ide untuk memperbandingkan produk baru tersebut dengan Galaxy S3 yang diproduksi oleh raksasa eletronik Samsung dari negeri ginseng, Korea.

Saat ini Galaxy S3 inilah lawan terkuat iPhone 5 saat ini. Namun tentunya masing-masing memiliki kehebatan tersendiri. Salah satunya layar. Pada Galaxy S3 teknologi yang dipakai AMOLED,  yang mampu menampilkan warna lebih hidup dan warna hitam yang lebih dalam, sedangkan iPhone 5 punya layar LCD yang mampu menampilkan warna putih jauh lebih baik.

Untuk perbandingannya, lihatlah spesifikasi di bawah ini.
iPhone 5
Harga                    :  $699/$799/$899
OS                        :  iOS 6
Prosesor                :  Apple A6
Display                  :  LCD 4 inchi
Resolusi                 :  1136x640
Dimensi                  :  4,8" x 2,3" x 0.29"
Berat                      :  3,95 oz
Seluler                    :  LTE, HSPA+, EV-DO Rev.A
Kecepatan maks     :  100 megabits
Wi-Fi                      :  802,11 b/g/n/a (dual-band)
Kamera                  :  rear-facing 8 megapixel  front-facing 0,9 megapixel
Kapasitas video      :  1080p recording
Internal                   :  16/32/64 GB
SD Card                :  Tidak ada
Batere                    :  8 jam (3G bicara/data)
Konstruksi              :  aluminium unibody

Samsung Galaxy S III
Harga                    :  Sekitar $699
OS                        :  Android 4.0.1 Touchwiz UX/UI
Prosesor                :  Exynos 4412 (Quad core)
Display                  :  4,8 inchi super AMOLED
Resolusi                 :  1280x720
Dimensi                  :  5,38" x 2,78" x 0,34"
Berat                      :  4,69oz
Seluler                    :  LTE, GSM, HSPDA+
Kecepatan maks     :  21,1 megabits
Wi-Fi                      :  802,11 b/g/n/a
Kamera                  :  rear-facing 8 megapixel/front-facing 1,9 megapixel
Kapasitas video      :  1080p recording
Internal                   :  32 GB
SD Card                :  Ada (bisa mencapai 64 GB)
Batere                    :  11 jam (3G bicara/data)
Konstruksi              :  plastic shell body

Kesimpulan : masing – masing smartphone memiliki keunggulan dan kelemahannya tersendiri, jadi kita sebagai konsumen harus bijak dalam memilih salah satu diantara kedua smartphone tersebut berdasarkan kebutuhan kita salaku konsumen. 


KPK dimataku





Banyak orang bertanya-tanya bagaimana KPK bisa menangkap tangan praktek suap/pemerasan, atau dari mana KPK bisa mengendus korupsi ketka belum terjadi. Apakah KPK punya ribuan kamera yang memantau seluruh pejabat di negeri ini setiap hari? Atau, ada jutaan mikrofon yang menguping percakapan setap proses pengadaan di seluruh daerah?

Keberhasilan KPK dalam menangkap koruptor ternyata merupakan hasil dari peran serta dan kepedulian masyarakat dalam melaporkan kasus korupsi. KPK sangat mengharapkan peran serta masyarakat untuk memberikan akses informasi ataupun laporan adanya dugaan tindak pidana korupsi (TPK) yang terjadi di sekitarnya. Informasi yang valid disertai bukti pendukung yang kuat akan sangat membantu KPK dalam menuntaskan sebuah perkara korupsi.

BENTUK-BENTUK KORUPSI
  • Perbuatan melawan hukum, memperkaya diri orang/badan lain yang merugikan keuangan/perekonomian negara
  • Menyalahgunakan kewenangan karena jabatan/kedudukan yang dapat merugikan keuangan/perekonomian negara
  • Penggelapan dalam jabatan
  • Pemerasan dalam jabatan
  • Tindak pidana yang berkaitan dengan pemborongan
  • Delik gratifikasi

TPK YANG DAPAT DITANGANI KPK
  • Melibatkan aparat penegak hukum, penyelenggara negara, dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara;
  • Mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat; dan/atau
  • Menyangkut kerugian keuangan negara paling sedikit Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

Beberapa bulan terakhir kita kembali mendengar berita tentang perseteruan KPK dengan lembaga Kepolisian terkait penanganan masalah korupsi pengadaan alat simulator SIM di lembaga tersebut.
Beberapa tahun yang lalu kita juga pernah mendengar istilah Cicak vs Buaya yang artinya KPK vs Polri, belum lama masalah tersebut selesai, sekarang justru ada lagi Cicak vs Buaya jilid 2. Bahkan sekarang permasalahannya lebih rumit lagi dibanding masalah sebelumnya.

Bahkan sekarang KPK diisukan akan dibubarkan karena dianggap tidak efektif dalam menangani masalah korupsi yang telah menjamur ditanah air. Tidak bisa dipungkiri bahwa korupsi sudah merupakan bagian dari urat nadi bangsa ini, maka akan sangat sulit sekali untuk memberantasnya, walaupun itu tidak sepenuhnya benar. Sebenarnya kita bisa menghapuskan korupsi dari tanah air tercinta ini jika KPK, Polri dan para penegak hukum yang lain bersatu dalam memerangi hama korupsi dan selain itu peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam hal mewujudkan Indonesia bebas korupsi.

Menurut saya pembubaran KPK bukanlah hal yang tepat apalagi dalam situasi yang saat ini, dimana KPK sedang berusaha untuk menangkap tikus – tikus korupsi di lembaga penegak hukum seperti kepolisian.
Jadi alangkah lebih baik kita bersatu untuk mendukung kerja KPK maupun lembaga penegak hukum lainnya yang ada di negara ini yang sedang aktif menangani masalah korupsi yang telah menjamur di tanah air kita tercinta.







Kamis, 18 Oktober 2012

Mengapa harus outsourcing?



Outsourcing terbagi atas dua suku kata: out dan sourcing. Sourcing berarti mengalihkan kerja, tanggung jawab dan keputusan kepada orang lain. Outsourcing dalam bahasa Indonesia berarti alih daya. Dalam dunia bisnis, outsourcing atau alih daya dapat diartikan sebagai penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan yang sifatnya penunjang oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lain melalui perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan jasa pekerja / buruh.

Sistem perekrutan tenaga kerja outsourcing sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sistem perekrutan karyawan pada umumnya. Perbedaannya, karyawan ini direkrut oleh perusahaan penyedia tenaga kerja, bukan oleh perusahaan yang membutuhkan jasanya secara langsung. Kemudian karyawan yang direkrut oleh perusahaan penyedia tenaga kerja akan dikirimkan ke perusahaan lain yang membutuhkan.

Dalam sistem kerja ini, perusahaan penyedia jasa outsoucing melakukan pembayaran terlebih dahulu kepada karyawan. Selanjutnya mereka menagih ke perusahaan pengguna jasa mereka.

Karyawan outsoursing biasanya bekerja berdasarkan kontrak dengan perusahaan penyedia jasa outsourcing, bukan dengan perusahaan pengguna jasa.

Dari keterangan diatas maka dapat kita ambil kesimpulan kenapa perusahaan lebih memilih untuk menggunakan jasa outsoursing, karena dengan menggunakan jasa outsoursing suatu perusahaan dapat menghemat biaya perekrutan, karena perusahaan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya banyak untuk mencari karyawan yang sesuai dengan kriteria yang diinginkannya, melainkan cukup dengan menghubungi pihak outsourcing untuk menyediakan karyawan sesui kriteria yang diinginkan, selain itu perusahaan juga tidak perlu mengeluarkan biaya asuransi kesehatan dan juga tunjangan-tunjangan lain, seperti tidak perlu memberikan tunjangan jika karyawan di PHK.

Rabu, 17 Oktober 2012

Alternatif dan Solusi untuk mengurangi tawuran



Lagi – lagi dunia pendidikan kita tercoreng oleh sekelompok siswa yang melakukan tawuran yang sampai merengut korban jiwa. Tawuran sepertinya memang selalu akrab dilingkungan pendidikan di negara kita, mulai dari tingkat SMP, SMA, bahkan tingkat perguruan tinggi pun sangat sering melakukan tawuran.

Seperti yang kita ketahui sekolah adalah tempat untuk para siswa mengenyam bangku pendidikan, namun demikian banyak siswa yang melakukan tindakan-tindakan yang tidak terdidik seperti melakukan tawuran, hal inilah yang membuat hati kita sangat meris melihatnya.

Berbagai tindakan telah dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya tawuran, mulai dari penambahan jam sekolah, diadakannya kegiatan ekstrakulikuler dan les tambahan yang dilakukan disekolah, namun hal ini sepertinya kurang efektif untuk mencenggah terjadinya tawuran, terbukti dengan masih banyaknya tawuran yang terjadi diantara para pelajar.

Sebenarnya cara yang menurut paling efektif untuk mengurangi terjadinya tawuran atau bahkan untuk menghilangkan tradisi tawuran yang terjadi di sekolah-sekolah adalah melalui pendekatan keluarga.

Sebagaimana kita ketahui keluarga adalah tempat dimana para individu melakukan sosialisi pertama mereka, jika sosialisai di dalam keluarga berjalan dengan baik, maka dapat dipastikan individu yang berada didalam keluarga tersebut juga dapat melakukan sosialisai yang baik di lingkungan luar.

Dengan malakukan sosialisasi yang baik diharapkan setiap individu dapat menjaga sikap dan ucapan yang tidak menyinggung perasaan orang lain, dengan begitu terwujudlah suatu kehamonisan dan rasa tenggang rasa didalam lingkungan sosial individu tersebut.

Dengan terwujudnya rasa harmonis dan tenggang rasa maka diharapkan setiap individu dapat saling menghormati satu sama lain dan tidak ada lagi rasa permusuhan diantara mereka yang dapat menyebabkan tawuran.

Maka dari itu peran keluarga sangatlah penting dalam membentuk karakter setiap individu, karena disinilah pertama kali kegiatan sosialisi terjadi.

Jadi menurut saya itulah solusi atau alternatif yang terbaik untuk mencegah terjadinya tawuran antar pelajar yang akhir – akhir ini kembali sering terjadi, maka dari itu peran orang tua lah yang sangat berperan dalam hal untuk mewujudkan pembentukan karakter dan sikap setiap individu untuk selalu melakukan hal – hal yang positif dalam melakukan interaksi sosial baik didalam maupun diluar lingkungan keluarga.

Rabu, 10 Oktober 2012

Interakasi Manusia & Komputer

Interaksi Manusia & Komputer

WALL-E



   Interaksi adalah suatu hubungan antara dua individu atau lebih, baik itu dilakukan oleh manusia, hewan, maupun perangkat komputer seperti robot. Interaksi merupakan suatu yang wajib dilakukan oleh setiap makhluk hidup, karena tidak ada makhluk hidup didunia ini yang bisa hidup sendiri tanpa melakukan interaksi dengan orang disekitarnya.

   Pada film Wall-E kita bisa melihat interaksi yang terjadi pada manusia dan robot maupun interaksi antara robot dengan robot dan juga robot dengan seekor serangga. Wall-E merupakan sebuah robot yang sengaja diciptakan untuk melakukan tugas pembersihan dibumi dari tumpukan sampah, namun robot ini telah banyak yang rusak dan hanya satu yang masih tersisa. Wall-E setiap hari selalu ditemani oleh seekor serangga yang selalu setia menamaninya dalam melakukan setiap aktifitasnya.

   Sampai suatu hari tibalah robot yang dikirim dari luar angkasa, robot ini bertugas untuk mencari tumbuhan yang masih tersisa yang ada dibumi. Dan akhirnya Wall-E pun berkenalan dan berteman akrab dengan robot tersebut, mereka pun selalu berinteraksi. Wall-E pun memberikan robot tersebut tumbuhan yang didapatnya ketika sedang membersihkan sampah-sampah kaleng. Setelah mendapatkan tumbuhan robot itu pun dijemput untuk kembali keluar angkasa dan Wall-E pun mengikutinya secara diam-diam.

   Akhirnya tibalah Wall-E disebuah kapal induk luar angkasa yang menampung orang-orang yang ada dibumi, disana terlihat orang-orang yang selalu dimanjakan oleh teknologi, sehingga akhirnya mereka tidak bisa hidup mandiri tanpa bantuan teknologi, bahkan untuk berjalan pun mereka tidak bisa.

  Ternyata tumbuhan yang ditemukan tadi digunakan untuk membutktikan bahwa dibumi masih ada kehidupan dan juga masih layak untuk dihuni kembali oleh makhluk hidup terutama manusia. Akhirnya kapten pesawat pun memutuskan untuk kembali kebumi dan membangun kembali kehidupan disana.

Kesimpulan :
Interaksi Manusia dan Komputer yang terjadi pada film wall-e memiliki dampak postif dan negatif. Dampak positif yang kita ambil dalam film ini adalah teknologi ( dalam hal ini robot ) yang dijalankan dengan sebuah program komputer dapat membantu serta meringankan perkerjaan manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari, seperti halnya menggantikan peran pembantu rumah tangga, petugas kebersihan hingga pasukan pengamanan. Dan sisi negatif yang diambil dari film ini adalah ketergantungan manusia pada teknologi yang sangat berlebihan sehingga melupakan dampak lingkungan akibat kemajuan dan perkembangan teknologi tersebut yang membuat bumi jadi rusak sehingga tidak dapat lagi dihuni oleh makhluk hidup termasuk manusia. Dampak negatif lainnya adalah manusia seperti diperbudak oleh teknologi dan juga mengurangi interaksi sosial dengan orang-orang yang ada disekitarnya bahkan bersikap tidak peduli dengan apa yang terjadi disekitarnya.